Category Archives: berita heboh

Laboratorium rahasia Google terkuak


VIVAnews – Google dikabarkan menyimpan sebuah Read the rest of this entry

Fenomena Pareidolia


Assalamu’alaikum wr. wb….

Apakabar sobat??
Lagi pada puasa kan? Met menjalankan ibadah puasa ya..!!

Pernah dengar gak Fenomena pareidolia?. Fenomena ini sering kita alami Read the rest of this entry

Good bye


Assalamu’alaikum wr. wb……..
Apa kabar sobat Dhan’s blog?
Di postingan ini saya cuma mau bilang kalo saya bakalan absen dari dunia maya termasuk perblogingan. Saya juga mau mengaku kalo sebenarnya saya dan daleth adalah orang yang sama. Sebenarnya dia itu Sahabat imajinasi saya, yang merupakan tokoh Cerbung saya the black hole. saya bahkan sempat membuatkan akun E-mail, Facebook, Twitter dan Termasuk akun wordpress buat dia. Tetapi apa daya dia kan cuma khayalan n tokoh fiksi. Mana bisa dia pake akunnya yang saya bikin*yaeyalah* . Makanya saya yang make akunnya.

Oiya bagi yang berminat menjadi admin di blog ini silahkab tinggalkan komentar,, mubazir kan kalo blog ini saya hapus begitu aja.

Setelah postingan ini saya bakal ngehapus semua akun saya dan daleth yang ada di dunia maya dan mulai menjalani hidup normal di dunia nyata.

Selamat tinggal dunia maya

Akhir kata wassalamu’alaikum wr. wb

Baca juga:

Salam

Provinsi Gorontalo endemis flu burung


Metrotvnews.com,
Gorontalo:Provinsi Gorontalo,
Selasa (5/4), akhirnya
dinyatakan sebagai daerah
endemis flu burung, setelah
virus mematikan itu menjangkiti
seluruh ternak di wilayah itu.
Dokterhewan pada Dinas
Perkebunan dan Peternakan
(Disbunnak) Provinsi Gorontalo ,
Drh. Fenny Rumporok,
mengungkapkan, status endemis
ditetapkansetelah kasus flu
burung diketemukan di dua
Kabupaten lainnya, yakni
Boalemo dan Bone Bolango.
“Dengandemikian, kini sudah
ada tiga kabupaten dan satu
kotamadya yang positif
terjangkit H5N1, yakni
Kabupaten Gorontalo, Boalemo,
Bone Bolango, dan Kota
Gorontalo,” kata dia.
Sedangdua Kabupaten lainnya,
yakni Pohuwato yang
berbatasan dengan Sulawesi
tengah dan Gorontalo Utara
yang berbatasan dengan
Sulawesi Utara, hingga kini
belum memberikan laporan
terkait penyakit unggas itu.
Diamenambahkan, sejauh ini
juga belum ada laporan dari
masyarakat maupun masing-
masing pemerintah daerah,
tentang adanya penularan ke
manusia.
Pihaknya telah memusnahkan
ribuan ekor ternak ayam yang
terinfeksi virus H5N1, di
wilayah-wilayah yang
terjangkit.
Diamengatakan, pemerintah
provinsi Gorontalo juga akan
segera melakukan komunikasi,
informasi dan edukasi terkait
penyakit yang bisa menular ke
tubuh manusia itu.
Sosialisasiakan dilakukan
dengan memasang baliho di
tempat strategis, dan
menyebarkan selebaran di setiap
daerahserta memanfaatkan
media massa.
Sumber: metrotvnews.com

ISTRI PENIPU TERNYATA SEORANG PRIA


Wah,, ada2 aja, istrinya ternyata lekong gan,,
BEKASI,
KOMPAS.com –
Muhammad Umar
(32), warga
Kecamatan
Jatiasih, Kota
Bekasi, Jawa
Barat, melaporkan kasus
penipuan kepada polisi setelah
yang bersangkutan menyadari
bahwa wanita yang
dinikahinya sejak enam bulan
silam ternyata berkelamin laki-
laki.
Kapolsek Jatiasih AKP
Darmawan Karosekali, kepada
wartawan di Mapolsek Jatiasih,
Jumat (1/4/2011) mengatakan
terlapor yang bernama Rahmat
Sulistiyo alias Fransiska
Anastasya alias Fransiska
Anastasya Octaviany alias Icha,
telah ditangkap petugas di
rumahnya Kampung Bojong
RT-001/RW-002, Kelurahan
Jatisari, Kecamatan Jatiasih,
pada Rabu lalu.
“Pelaku berpura-pura menjadi
wanita, kemudian menikah
dengan korban Umar, di mana
semua biaya pernikahan
tersebut ditanggung oleh
korban,” katanya.
Dari hasil penyelidikan, Umar
menikah dengan wanita yang
bernama Fransiska Anastasya
pada 19 September 2010 di
rumah korban dengan
disaksikan orang tua masing-
masing, setelah pasangan itu
menjalin hubungan sejak
Agustus 2010.
Selama menjalin rumah tangga,
kata Kapolsek, pelaku
berprilaku layaknya seorang
istri dengan selalu
menggunakan jilbab dan
pakaian wanita lengkap.
“Bahkan untuk meyakinkan
korban, pelaku selalu
menggunakan pakaian tertutup
untuk menyembunyikan
bagian fisik tertentu,” katanya.
Selama enam bulan berumah
tangga, kata dia, korban dan
pelaku melakukan hubungan
intim layaknya suami istri
dengan cara dilakukan pada
malam hari dan lampu
dimatikan total.
Bahkan, pelaku kerap menolak
berhubungan intim dengan
posisi terlentang dengan alasan
mengalami gangguan
pencernaan atau haid.
“Hubungan intim itu biasa
dilakukan secara anal tanpa
diketahui korban, karena
pelaku selalu mengambil posisi
telungkup,” ujar AKP Karosekali.
Dikatakan, korban Umar baru
mengetahui kalau istrinya
adalah laki-laki pada Selasa
(29/3/2011) lalu, setelah
adanya informasi dari warga
sekitar yang sempat mengenal
kepribadian Fransiska
Anastasya yang sesungguhnya.
Warga yang sempat mengenal
Fransiska Anastasya itu juga
menginformasikan bahwa
wanita tersebut kerap
berprilaku kasar dan memiliki
jenggot serta berbadan tegap.
Sebelumnya, Fransiska
Anastasya juga sempat
dituntut warga tetangganya
untuk memeriksakan fisik ke
Klinik Maharani Medika di
Gunung Putri, Kabupaten
Bogor, guna mengetahui jenis
kelamin yang sebenarnya.
Namun, kata Kapolsek,
Fransiska Anastasya pada
akhirnya berhasil meyakinkan
korban Umar dengan
merekayasa surat keterangan
dokter, bahwa yang
bersangkutan benar-benar
perempuan.
Namun, kebohongan pelaku
berhasil terbongkar berkat
pengakuan pihak Klinik
Maharani Medika yang
menyatakan tidak pernah
mengeluarkan surat
keterangan tentang jenis
kelamin kepada orang yang
bernama Fransiska Anastasya.
Dari pernyataan pihak klinik
seperti itu, sejumlah warga
langsung menemui Fransiska
Anastasya di rumahnya dengan
maksud memeriksa jenis
kelamin yang sebenarnya.
Namun sebelum itu dilakukan
warga, Fransiska Anastasya
akhirnya mengaku bahwa
dirinya memang berkelamin
laki-laki.
AKP Karosekali menambahkan,
setelah mengetahui secara jelas
bahwa istrinya seorang laki-
laki, korban Umar datang
melapor kepada petugas
dengan menyebutkan Fransiska
Anastasya yang memiliki nama
sebenarkan Rahmat Sulistiyo
telah melakukan penipuan.
Atas perbuatannya itu,
tersangka Rahmat Sulistiyo
dapat dijerat pasal 266 dan 378
KUHP tentang tindak pidana
penipuan, dengan ancaman
tujuh tahun penjara

sumber: kompas.com

%d blogger menyukai ini: