Potret Kebiasaan Penggunaan Android


JAKARTA, KOMPAS.COM-
Angka-angka penjualan yang
dirilis oleh lembaga riset dunia telah membuktikan bagaimana capaian ponsel Android begitu mencengangkan. Di Indonesia
memang belum terlalu hit, namun
perlahan-lahan mulai melejit.

Ada beberapa tolok ukur, meningkatnya
jumlah anggota id-android hingga
menembus 7.000 orang adalah
prestasi luar biasa. Mungkin
merupakan komunitas berbasis
homogenitas kesukaan yang
terbesar disektor IT dan
telekomunikasi. Dan, dalam kurun
singkat. Meleknya konsumen yang
lalu membanjiri penjualan-
penjualan sampai antre berbaris
juga bisa menandai peningkatan itu
sendiri.
Berangkat dari fenomena tersebut,
majalah FORSEL pun melakukan
penelitian dengan menggunakan
metode survei. Sebanyak sekitar 100
orang pengguna Android menjadi
responden. Hasilnya adalah seperti
berikut;

1. Samsung Brand Teratas.

Ponsel Android Samsung
menduduki peringkat tertinggi yang
dimiliki oleh pengguna. Sebanyak 54
persen pemakai adalah pengguna
brand ini. Disusul oleh HTC
sebanyak 29 persen. Sementara
Sony Ericsson meraih 11 persen.

2. OS Versi Froyo Sudah
Menjamur.

Rupanya versi Donut dan Cupcake
sudah ditinggalkan. Mayoritas telah
memakai versi Froyo, yaitu sebanyak
57 persen. memang masih ada pula
yang menggunakan Eclair yaitu 23
persen. Serunya 11 persen memakai
OS yang tidak resmi.

3. Paket Unlimited Laku Keras.

Kebutuhan data plan memang
mutlak, oleh sebab itu paket-paket
seperti unlimited yang ditawarkan
oleh operator, tak kurang dari 77
persen memakai paket data plan ini.
Sedangkan yang berbasis quota
hanya 20 persen.

4.Biaya di Bawah Rp 100 Ribu
Paling Disuka.

Jika ada operator yang menawarkan
paket unlimited di bawah Rp 100
ribu per bulan, bisa jadi primadona.
Sebanyak 51 persen mengaku
mengeluarkan biaya antara Rp
50.000,- sampai Rp 100.000,- per
bulan untuk mengoperasikan ponsel
Androidnya.Yang berada di kisaran
lebih dari 100 ribu perak hingga 150
ribu perak cukup lumayan, yaitu 17
persen. Malah yang lebih dari 150
ribu perak pun menapai 11 persen.

5. Banyak yang Merasa Belum/
Tidak Puas.

Tampaknya operator musti
melakukan pembenahan di sektor
trafik data. Bagaimana tidak 51
persen pengguna mengaku belum
atau tidak puas dengan layanan
jaringan selama ini. Khususnya
dalam hal kestabilan jaringan. Angka
49 persen (pengguna yang puas) tak
cukup dianggap sebagai sebuah nilai
sukses operator.

6. Sehari Empat sampai Enam Jam
Ber-Android.

Di luar fitur voice dan pesan, berapa
lama rata-rata seorang pengguna
“bercengkarama” dengan ponsel
Android-nya? Jawabannya 37
persen meluangkan waktu empat
hingga enam jam. Sedangkan yang
lebih “edan” lagi mengaku sampai
10 jam per hari (29 persen).

7. Jajal Aplikasi Nomor Satu.

Meski Android kerap disebut susah
menandingi iPhone dalam hal
aplikasi, namun faktanya justru
pemakai Android mayoritas
“memainkan” aplikasi (29 persen).
Jejaring sosial dan email berturut di
rangking dua dan tiga (masing-
masing 23 persen dan 20 persen).
Multimedia maupun chatting justru
tak terlalu banyak. Keduanya di
bawah 10 persen. Sementara games
cukup menarik minat (14 persen).
Riset ini sedikitnya akan membuka
kita tentang pola kebiasaan
pengguna Android. Termasuk bagi
pihak pelaku industri, apakah
operator sebagai penyedia layanan
jaringan, vendor yang aktif
menyiapkan ponsel-ponselnya, juga
developer aplikasi untuk terus
melahirkan karya yang sesuai
kebutuhan.
Apa lagi ada data lain yang
menyebutkan bahwa pengguna
berharap prosesor yang lebih baik,
apalagi dengan kapabilitas dual core
(72 persen menginginkan dual core).
Sedangkan ponsel dengan
kemampuan layar tiga dimensi
ternyata dianggap belum perlu (57
persen).

Posted by:
signature

About dhahnd371

I'm an Introvert boy. I like Science and Science fiction, I also like photography, blogging, gadget and many others.

Posted on 11 Mei 2011, in Berita tekno, ponsel and tagged . Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. hmm,. hebat juga ya tuh android,. padahal baru sekitar satu tahun lalu saya mengenal android tapi sekarang sudah seperti ini,.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: