Keamanan Facebook dan Android masih Lemah


KOMPAS.com — Dunia internet dan
smartphone merupakan bidang
yang sangat kencang pertumbuhannya beberapa waktu terakhir.

Di dunia internet, social media dengan Facebook sebagai pemimpin kini menyedot lebih dari 80 persen pengguna internet.
Artinya, kini, selera pengguna internet sudah berubah. Pengguna
internet kini lebih banyak
menghabiskan waktunya di social
media untuk berinteraksi. Mereka
mungkin masih mencari berita atau
referensi, tetapi jumlahnya mungkin
saja sudah sangat berkurang karena
referensi dan berita bisa juga
diperoleh melalui social media.

https://dhahnd371.files.wordpress.com/2011/05/android.gif?w=300

Di bidang gadget, kemajuan
smartphone terutama yang ber-OS Android telah mengubah peta persaingan dan mengaduk-aduk vendor yang sudah eksis
sebelumnya. Nokia, Apple, dan RIM
kini harus rela OS buatan mereka
dilampaui oleh Android Google.
Bahkan, karena merasa terlalu jauh
tertinggal, Nokia meninggalkan OS
mereka sendiri dan bergabung ke
Microsoft.
Kemajuan yang dicapai oleh
Facebook dan Android tersebut
tentu punya dua sisi, positif dan
negatif. Positif bagi Facebook, kini
anggotanya sudah lebih dari 600
juta orang. Negatifnya, tingkat
keamanan Facebook justru makin
dipertanyakan. Demikian juga
Android, dari berbagai sistem
operasi smartphone, tampaknya
Android merupakan OS yang paling
mudah diserang dan disusupi
program jahat, termasuk di toko
aplikasinya.
Untuk memastikan bahwa Facebook
dan Android paling tidak aman, kita
bisa melihat sebuah laporan analisis
keamanan yang dilakukan AVG baru-
baru ini untuk kuartal I tahun 2011.
Menurut AVG, kampanye jahat
(malicious campaigns) di Facebook
meningkat tiga kali lipat dalam
setahun terakhir. Untuk Android,
AVG menyatakan bahwa user
mengalami peningkatan risiko
penting terkait dengan sifat Android
yang open source dan pendekatan
open garden yang diterapkan, di
mana memungkinkan pengguna
menginstal perangkat lunak pada
smartphone mereka sehingga
membuka pintu bagi hacker
membuat kode berbahaya. Selain
itu, adanya fragmentasi dalam
paltform Android (seperti Donut,
Eclair, dan Gingerbread) juga tidak
membantu menjadikan Android
lebih aman.
Untuk Facebook, AVG memberikan
catatan bahwa popularitas Facebook
memiliki harga, yaitu Facebook
dijadikan sasaran untuk melakukan
kejahatan internet. Karena bisa
menjangkau 600 juta pengguna,
Facebook menjadi sasaran menarik
bagi penjahat cyber. Hal ini terkait
dengan popularitas penjahat cyber
itu sendiri, yang bila sukses
melakukan kejahatan di Facebook
berarti bisa menaklukkan 600 juta
orang lebih. Selain itu, adanya
kepercayaan terhadap teman yang
tinggi di Facebook, misalnya dalam
kasus URL pendek beberapa waktu
lalu, jika seorang teman sudah
mengklik URL tersebut, teman yang
lain akan percaya dan ikut mengklik
sehingga membuat penjahat cyber
lebih mudah melakukan kejahatan
cyber yang sukses.
AVG menunjukkan 42 persen
malware yang terdeteksi di Facebook
berasal dari aplikasi pihak ketiga.
Menurut AVG, pengguna Facebook
sering tergoda untuk mengikuti
beberapa survei (padahal ini
jebakan) yang bila diikuti dijanjikan
kesempatan untuk menonton video
tertentu yang kebanyakan adalah
video porno. Ada juga halaman
survei di Facebook yang berisi click
jacking yang tidak diketahui di mana
tombol “Like”-nya sehingga bila
pengguna mengklik mouse tanpa
sengaja di halaman tersebut, wall-
nya akan dipenuhi oleh pesan-
pesan atau update status otomatis
yang sering vulgar sehingga
membuat malu pengguna atau bisa
menyebarkan kepada temannya
yang juga mengklik halaman survei
tersebut.
Tidak itu saja, keamanan di
Facebook sudah menjadi bahan
diskusi yang sangat lama. Sebagai
bukti betapa lemahnya keamanan
situs ini adalah saat halaman fans
CEO Facebook sendiri, Mark
Zuckerberg, dibobol hacker
beberapa waktu lalu. Selain itu, juga
kasus URL pendek, URL video yang
meminta pengguna mengklik untuk
melihat video porno Lindsay
Loohan, dan masih banyak lagi. Hal
ini menandakan bahwa walaupun
telah berusaha membuat situs ini
aman, penjahat cyber ternyata lebih
pintar dan tetap bisa melakukan
kejahatannya.
Untuk meminimalisasi gangguan
keamanan di Facebook, Anda perlu
melakukan hal-hal berikut ini.
1. Selalu menggunakan https, bukan
http biasa karena lebih mudah
disusupi program jahat, hacker,
malware, dan sejenisnya. Untuk
mengubah http menjadi https, klik
Account Setting, lalu klik Account
Security, kemudian centang kedua
kotak yang tersedia.
2. Pakailah aplikasi pihak ketiga
sesedikit mungkin. Aplikasi pihak
ketiga merupakan sumber utama
serangan terhadap akun Facebook.
Hati-hatilah menggunakan aplikasi,
kalau sudah selesai menggunakan
satu aplikasi tertentu, segera hapus
aplikasi tersebut dari daftar aplikasi
yang dipakai.
3. Hati-hati terhadap URL yang
terlalu baik untuk menjadi
kenyataan. Kata-kata berlebihan,
janji yang cukup muluk yang
mengiringi satu URL tertentu,
biasanya merupakan malware atau
virus yang menyusup di Facebook.
Hindari untuk mengklik URL seperti
ini.
4. Jangan melakukan chat jika tidak
terlalu memaksa. Kalau bisa,
gunakan saja YM, jangan chat di
Facebook karena melalui chat juga
banyak ditemukan program jahat
yang merusak akun di Facebook.
Tentu kehati-hatian pengguna
merupakan hal yang utama. Jika
pengguna tidak berhati-hati dalam
menggunakan akun di Facebook,
usaha Facebook meningkatkan
keamanan akan sia-sia.

Recent Post:

Posted by:
signature

About dhahnd371

I'm an Introvert boy. I like Science and Science fiction, I also like photography, blogging, gadget and many others.

Posted on 11 Mei 2011, in Berita tekno, ponsel and tagged , . Bookmark the permalink. 3 Komentar.

  1. Salam knal mabro! Kunjungan prdana nih, info bagus, eehh iya, udah tw lom klo nokia mw buat hp lbih canggih drpd symbian dan nyaingin android? Katanya sih gitu. Oke klo mw cek pagerank mabro Klik disini ya…???

  2. Nice Info Bro!!!😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: